Mari Meracau!!!

Dunia kita bukanlah bisu yang meringkuk di pojokan beranda...

Lepaskan semua dengan lidah yang tak hanya mengecap...

Meracaulah...

Dalam duka,,dalam malam,,dalam daun,,dalam syahwat....

Meracaulah sesuka hati!!!!

2008/05/12

sekitar 170408

ni post yang cukup tidak penting bahkan untuk dilirik…
sebuah hasil dari perpaduan rindu, marah, dan miring yang melanda sekitar tanggal 17 april kemaren…

Sayangku, kau senyata lembayung yang memerah ketika senja mendatangiku
dan kau senyata embun yang membasah ketika pagi berjalan gontai
hingga akhirnya malam tiba
dan gelaplah semua
hingga akhirnya matahari bersinar
dan menguaplah semua
aku tak pernah tahu sampai kapan kau kan bertahan
yang aku tahu hanya berharap
malam tak kian kelam
matahari enggan menyala

buenos, april 17 2008 2.46 pm

Entah sejauh mana lagi langkahku kan terayun
kering darah di telapak tak lagi meninggal jejak
hanya bulir pasir menyela rambut di betisku
karna kulitku mengeras tak tersayat beling
panjang rambut yang sering kau sibak dulu
menitip harum di bulu hidungku
bersama halus kulit tanganmu
aku makin menjarak darimu, nona
ketika kelak kau buka angkuh cadar
dan alun rindu akanku
tak lagi berpaling aku padamu
tapi enyah semua lubang kuburku
bersama padam api luka
mentari yang menghadiri perayaan fajar menyala

buenos, april 17 2008 2.48 pm

Dan kau tak kunjung menyapaku
nyatalah semuanya sekarang
adanya tak lebih dari mimpi dan angan
agaknya benar
sedikitpun kau tak perduli padaku

buenos, april 17 2008 2.51 pm

Kurcaci bersayap kelabu
terbang rendah sekitar kemaluanku
menukik jatuh hilang tenaga
kepada gulingan botol memaki
lantang, sebagai jalinan benang tak tampak
meringsut mencumbu kupu
dan malam menutup pintu
bersarung belati erat tergenggam
selamat tinggal warna-warni
titipkan aku selendang biru

buenos, april 17 2008 2.55 pm

Tidak ada komentar: